Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Kai Boham, Jim Croque, dan Max Christoffel mendapatkan kesempatan untuk trial bersama Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, sebagai bagian untuk masuk dalam Piala Dunia U-20.
Namun, dapat dipastikan bahwa ketiganya belum bisa berlaga untuk Piala AFF U-19 yang berlangsung pada 2-15 Juli mendatang, karena masih dalam masa percobaan. Pelatih Timnas Shin Tae-yong juga masih ingin melihat penampilan dari ketiga pemain keturunan tersebut.
Menurut keduanya menu latihan yang diambil oleh juru taktik asal Korea Selatan tersebut lebih fokus pada kekuatan, tenaga, dan fisik. Berbeda dengan apa yang mereka diterima ketika berlatih di Eropa.
"Lebih banyak tanpa bola. Di Belanda, hanya dua atau sekali per minggu latihan berat. Di sini lebih, latihan beratnya lebih banyak. Kami fokus ke bola, bagaimana cara press dan lain-lain, banyak untuk membuat anda lebih kuat, gym, passing yang bagus," kata Jim kepada TVRINews.com di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/6/2022).
Sementara menurut Kai, menu latihan di Eropa lebih ditekankan soal taktik. Sementara di Indonesia lebih difokuskan pada kekuatan. Mereka diminta terus berlatih.
Meski demikian, keduanya menyatakan siap beradaptasi dengan gaya latihan yang diberikan oleh Shin Tae-yong. Keduanya juga berharap bisa cepat berseragam Merah-Putih.
"Saya senang bisa berada di sini dan saya harap bisa bermain untuk Timnas," ujar Kai.
Sebelum Kai Boham, Jim Croque, dan Max Christoffel, terdapat nama Elkan Baggott yang berada dalam situasi serupa. Tadinya, Elkan diproyeksikan bakal membela Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20.
Namun, hal tersebut terpaksa dibatalkan karena pandemi Covid-19 yang menyerang seluruh dunia termasuk Indonesia. Sehingga, Piala Dunia U-20 yang awalnya digelar 2021 ditunda menjadi 2023. Meski demikian, Elkan tetap berkomitmen untuk membela Timnas Indonesia sepanjang kariernya.
Editor: Redaktur TVRINews
