
Vivian yang sebelumnya bernama Xavier (ditandai dalam lingkaran) Foto: Nypost
Penulis: Intan Kusumawardani
TVRINews, California
Putri transgender Elon Musk telah mengajukan petisi untuk mengubah namanya sesuai dengan identitas gender barunya, pada Senin (21/6) lalu.
Petisi untuk perubahan nama dan akta kelahiran baru yang mencerminkan identitas gender barunya telah diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles County di Santa Monica pada bulan April lalu. Namun, hal itu baru terungkap saat ini oleh media.
Pada bulan Mei, sekitar sebulan setelah nama dan dokumen perubahan gender diajukan, Musk menyatakan dukungannya untuk Partai Republik, yang dipilihnya untuk mendukung undang-undang yang akan membatasi hak transgender di seluruh negara.
Baca Juga: Hamas Kembali Serang Israel dengan Tembakan Roket
Baik pengacara yang mewakili Musk maupun media kantor Tesla belum memberikan komentar mengenai apakah Musk mengetahui Vivian mengajukan petisi.
Vivian yang sebelumnya bernama Xavier Alexander Musk, baru saja menginjak umur 18 tahun mengumumkan keputusannya untuk mengubah jenis kelamin dan nama belakangnya yang terkenal untuk menghilangkan hubungan apa pun dengan pendiri Tesla dan SpaceX.
Remaja itu mengubah nama lengkapnya dari Xavier Alexander Musk menjadi Vivian Jenna Wilson, mengambil nama belakang ibunya, karena dia ingin diakui sebagai wanita.
“Identitas Gender dan fakta bahwa saya tidak lagi hidup dengan atau ingin berhubungan dengan ayah kandung saya dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun,” tulis Vivian secara online.
Baca Juga: HUT ke-495 DKI Jakarta, Anies: Kota Ini Tidak Pernah Berhenti Berbenah Diri
Sebagai informasi, Vivian Wilson yang sebelumnya dikenal sebagai Xavier Musk, lahir pada tahun 2004 dari pasangan Elon Musk dan Justine Wilson. Dia memiliki saudara kembar yang bernama Griffin Musk.
Vivian dan Griffin memiliki kakak perempuan, Nevada Alexander Musk, yang lahir pada tahun 2002. Sayangnya, Nevada meninggal karena sindrom kematian bayi mendadak pada usia 10 minggu.
Editor: Redaktur TVRINews
