Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi membuka perhelatan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Zona I, Kamis (24/11/2022) malam. Ini merupakan kualifikasi terakhir yang berlangsung pada 23-30 November 2022.
Ajang ini akan mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni pencak silat, tinju, dan sepak bola yang mempertemukan enam provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi.
Pra Popnas akan diikuti oleh lebih dari 400 peserta, terdiri atas atlet, pelatih, dan kontingen lainnya. Pertandingan pencak silat akan berlangsung di Ballroom Hotel Sahid, sepak bola, dan tinju diadakan di GOR Soemantri Brodjonegoro.
Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora sekaligus Plt. Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Raden Isnanta menyampaikan bahwa pelaksanaan Pra Popnas Zona I ini merupakan ajang yang terakhir sebelum menuju Popnas yang akan berlangsung di Sumatera Selatan tahun depan.
Tujuan dilaksanakan di sejumlah zona dengan hanya mempertandingkan tiga cabang olahraga, menurut Isnanta, adalah efisiensi waktu. Dengan adanya babak kualifikasi terlebih dahulu, diharapkan saat Popnas berlangsung tidak terlalu panjang.
"Peserta dari cabang olahraga yang dilombakan sangat banyak, makanya dilakukan kualifikasi agar nanti lebih efisien. Tiga zona sebelumnya sudah terlebih dahulu dilaksanakan, ini yang terakhir di Zona I," kata Isnanta sesuai membuka Pra Popnas Zona I Jakarta, Kamis (24/11/2022).
Melalui ajang ini, Kemenpora berharap dapat mencari bibit-bibit talenta baru dari berbagai cabang olahraga. Tidak menutup kemungkinan bagi mereka dapat tampil dalam mewakili Indonesia dalam ajang ASEAN School Games maupun Youth Olympic.
Bahkan, Isnanta meminta agar para pelajar bermimpi untuk bertanding pada ajang besar seperti Olimpiade agar tidak lagi bergantung dalam sejumlah cabor, seperti bulu tangkis dan angkat besi untuk meraih prestasi.
"Adik-adik yang sekarang masih junior, masih pelajar mimpilah menuju Olimpiade 4 atau 8 tahun mendatang dimulai dari Popnas sekarang," tutur Isnanta.
Editor: Redaktur TVRINews
