
Proliga 2023 Siap Bergulir, 13 Tim Akan Berkompetisi
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Kompetisi bola voli terbesar di Tanah Air, Proliga musim 2023 dijadwalkan bakal bergulir pada 5 Januari hingga 19 Maret 2023 di delapan kota. Ada 13 tim yang terdiri atas tujuh tim putra dan enam putri akan mengikuti Proliga 2023.
Bandung Bank bjb Tandamata sebagai juara pada Proliga 2022 akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan pembukaan yang rencananya dilaksanakan di GOR Sabilulungan, Jalakharupat, Bandung pada 5-8 Januari 2023.
Tujuh klub putra terdiri dari Lavani Bogor, Surabaya BIN Samator, Jakarta BNI 46, Jakarta Pertamina Pertamax, Palembang Bank SumselBabel, Kudus Sukun Badak, dan pendatang baru, Jakarta Bhayangkara.
Sementara, enam tim di bagian putri, antara lain Bandung Bank bjb Tandamata, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Jakarta Popsivo Pokwan, Jakarta Pertamina Fastron, Jakarta Elektrik PLN, serta peserta baru, Jakarta BIN O2C.
Tempat pelaksanaan kompetisi bola voli yang telah memasuki tahun ke-21 ini akan digelar di Kota Bandung, Purwokerto, Palembang, Gresik, Malang, Yogyakarta untuk babak reguler putaran satu dan dua.
Baca Juga: Kemenag Terbitkan Edaran, Seragam Upacara Pakai Sarung dan Berpeci
Sedangkan untuk babak empat besar putaran satu dan dua, serta grand final akan dihelat di Gresik, Semarang, dan Solo. Sedangkan grand final di GOR Among Rogo, Yogyakarta, 18 dan 19 Maret 2023.
Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty mengatakan pada musim Proliga 2023 ini, seluruh laga di semua tempat pertandingan sudah diperkenankan disaksikan penonton.
"Akan tetapi, kita tetap mengikuti aturan dari Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker," kata Hanny, Rabu (19/10/2022).
Sementara, terkait peraturan kompetisi tahun ini tidak berbeda dengan Proliga sebelumnya. Semua tim tetap diwajibkan menggunakan minimal satu pemain asing dan maksimal dua pemain.
"Semua pemain asing wajib mengurus ITC (Internasional Transfer Certificate) yang dikeluarkan FIVB dan KITAS (Kartu Ijin Tinggal Sementara). Sedang pelatih asing hanya mengurus KITAS," ujar Hanny.
Baca Juga: Selidiki Penyakit Ginjal Akut Anak, Kemenkes Minta Apotek Hentikan Sementara Penjualan Obat Sirup
Perbedaannya dengan pelaksanaa Proliga sebelumnya, tahun ini total hadiah uang pembinaan meningkat hampir dua kali lipat. Proliga sebelumnya total hadiah uang pembinaan Rp 1,1 miliar. Tahun ini uang pembinaan total sebesar Rp 2 miliar.
Editor: Redaktur TVRINews
