Penulis: Basri A
TVRINews, Sidoarjo
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara anggota G20 akan digelar di Bali, pada 15 hingga 16 November mendatang selalu menjadi sorotan banyak kalangan. Banyak persiapan yang harus dilakukan, salah satunya merchandise resmi atau souvenir untuk para tamu undangan.
Salah satu souvenirnya adalah Hucravindo, kerajinan kayu dari Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur yang menjadi pilihan, sebagai buah tangan asli Indonesia untuk para peserta KTT G20.
Muhammad Aliyafi, pemilik Hucravindo menyebutkan ada 7 macam produk diantaranya, jam dinding bermotif peta Indonesia, cover buku, cover binder berlambang burung garuda, kotak pensil, card holder, dan standing phone yang akan menjadi souvenir pada KTT G20.
Semua produk yang terpilih untuk KTT G20 ini berbahan kayu vinyl dan takewood. Proses pengerjaan, Aliyafi dibantu dengan 6 karyawan di bengkel kecil di Dusun Wedoro Belahan Desa Wedoro Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.
Pemotongan desain produk menggunakan teknik laser cut dan CNC yang memberi efek timbul. Awal mula Hucravindo terpilih menjadi salah satu souvenir resmi KTT G20, yakni mengikuti semacam audisi yang digelar oleh Smesco. Dari 1000 UMKM se Indonesia yang mendaftar, Hucravindo terpilih menjadi 20 besar, melalui proses seleksi yang ketat.
“Kami awalnya ikut kompetisi yang ngadain itu smesco awal tahun kemarin. Dan alhamdulilah dari ribuan UMKM, kami terpilih 20 besar dari tim hasil kurasi. Untuk G20 ini produk kami ini kita fokuskan ke produk office diantaranya binder kayu, jam dinding maping Indonesia. Ternyata kemarin kita sudah ada yang pesan dari jepang itu pesan jam dinding maping Indonesia. Ini semua berkat hasil sonding kita ke G20,“ kata Aliyafi, Jumat (4/11).
Untuk harga produk souvenir yang dipakai di KTT G20 sendiri bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga paling mahal Rp350 ribu. Dirinya berharap, melalui ajang bergengsi internasional ini mampu meningkatkan kualitas UMKM Indonesia seperti dirinya, agar lebih di kenal masyarakat luas baik lokal maupun mancanegara.
Editor: Redaktur TVRINews
