Penulis: Abdullah Fikri
TVRINews, Bali
TNI Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan pasukan khusus dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada II guna mengamankan pelaksanaan KTT G20 yang berlangsung di Bali. Belasan unsur kekuatan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dipersiapkan lengkap dengan persenjataan canggihnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Simulasi Pengamanan Satgas TNI AL PAM Laut untuk KTT G20
Pasukan elit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Laut Pengamanan VVIP Presidensi G20 tersebut, menggelar latihan Visit Boarding Search and Seizure (VBSS), di wilayah perairan Benoa Bali. Latihan itu bertujuan guna menjaga serta menjamin keamanan di wilayah perairan dalam penyelenggaraan KTT G20 di medan operasi sesungguhnya.
Diskenariokan personel Kopaska TNI AL dari jajaran Koarmada II melaksanakan pengejaran terhadap hadirnya kapal yang diindikasikan akan menimbulkan gangguan keamanan karena informasi yang didapat bahwa kapal tersebut diduga akan melakukan penyelundupan orang serta senjata.
Dalam waktu singkat, pasukan khusus TNI AL yang dikabarkan masuk dalam pasukan terbaik di dunia ini, merangsek naik ke atas kapal secara senyap dan langsung melumpuhkan para Anak Buah Kapal yang diduga akan mengganggu keamanan.
Usai berhasil melumpuhkan potensi ancaman tersebut, personel Kopaska melaksanakan penyisiran dan pemeriksaan terhadap ruang-ruang tersembunyi dengan sangat detil, serta melaksanakan penggeledahan disetiap sudut kapal.
Ditegaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memimpin gelar pasukan Satgas Laut PAM VVIP G20 beberapa waktu lalu bahwa, terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah dan menjadi tempat penyelenggaraan, merupakan sebuah kepercayaan, kehormatan dan kebanggaan.
Baca Juga: Prajurit Kostrad Bantu Warga Papua Buka Lahan Kebun
“Namun yang sangat penting dipahami adalah dibalik kehormatan itu terkandung tanggung jawab dan tantangan bagi kita untuk memastikan pertemuan G20 aman lancar dan berhasil. Saya yakin kita mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan gemilang,” kata Yudo.
Editor: Redaktur TVRINews
