
Inflasi Sektor Transportasi di Bengkulu Capai 8,80 Persen
Penulis: Jusarman
TVRINews, Bengkulu
Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu menyebut inflasi dari sektor transportasi di telah mencapai angka 8,80 persen, dan ini terjadi akibat dampak dari penyesuaian harga BBM.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu inflasi September sebesar 1,22 persen dan inflasi terbesar terjadi pada sektor transportasi yang mencapai 8,80 persen.
Menyikapi tingginya angka inflasi pada sektor transportasi tersebut, Kepala DJPB Provinsi Bengkulu Syarwan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak pengendali inflasi serta sejumlah pihak terkait untuk mengatasi tingginya dan menekan angka inflasi tersebut.
Ia juga mengatakan, jika ini tidak ditangani serius, dikhawatirkan inflasi yang terjadi di sektor transportasi ini akan berdampak pada sektor makanan dan minuman.
"Kami dari DJPB minta pemda untuk serius mengambil langkah terkait tingginya inflasi sektor transportasi ini, kami khawatir jika tidak ditangani serius ini juga akan berdampak pada sektor makanan dan minuman dan sektor lainnya," kata Syarwan.
DJPB Bengkulu juga mendorong Pemerintah Daerah Bengkulu untuk sesegera mungkin mengodok dan mengesahkan pembahasan terkait penyaluran bantuan subsidi BBM tersebut agar bisa menekan tingginya angka inflasi di sektor transportasi ini.
Editor: Redaktur TVRINews
