
PDFI: Dipastikan Tidak Ada Penganiayaan Selain Kekerasan Senjata Api
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) telah menyelesaikan hasil autopsi kedua terhadap jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Hasilnya dipastikan tidak ada penganiayaan sebelumn tewas kepada Brigadir J.
"Hari ini kami dari PDFI sudah menyerahkan hasil autopsi ulang kepada pihak bareskrim. Jadi sesuai hasil pemeriksaan kami baik pada saat kita lakukan autopsi maupun dengan pemeriksaan penunjang dengan pencahayaaan dan hasil pemeriksaan mikroskopik, bahwa tidak ada luka-luka pada tubuhnya selain luka akibat kekerasan senjata api," kata Ketua PDFI, Ade Firmansyah Sugiharto di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (22/8/2022).
Ade menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari keluarga korban terkait yang diduga adanya tanda-tanda kekerasan, pihaknya bisa memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan selain kekerasan senjata api dari tubuh korban.
"Korban tewas akibat luka tembak, yang fatal itu di dada dan kepala. Tidak ada kekerasan lain, tidak ada penganiayaan seperti pemukulan maupun dengan senjata tajam," ujar Ade Firmansyah.
Baca Juga: Ada Perbedaan Autopsi Pertama dan Kedua, Ade: Kita Lihat di Pengadilan
Ia menyampaikan bahwa pada autopsi kedua ini, luka-luka pada tubuh korban masih bisa di identifikasi baik itu sebagai luka tembak masuk maupun ada yg sebagai luka tembak luar.
"Kita melihat bukan arah tembakan, Forensik tidak melihat arah tembakan tapi arah masuknya anak peluru kita lihat ada lima luka tembak masuk dan empat luka tembak keluar," ujarnya.
Ade menjelaskan berdasarkan hal tersebut pihaknya tidak dapat menyampaikan terkait ada berapa orang yang melakukan penembakan, namun dari hasil luka tembak yang dialami korban ada empat tembakan yang masuk dan keluar (tembus) dan ada satu tembakan yang bersarang di tubuh korban.
"5 luka tembak masuk ada 4 tembakan keluar dan ada satu yg bersarang, sesuai dengan trajektorinya dari alurnya itu kita bisa tentukan ada yg bersarang di dalam tubuh. Yang bersarang ada di tulang belakang, dekat tulang belakang yg bersarang," tandasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
