
Pelatih ganda campuran, Nova Widianto bersama pemain ganda campuran Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Peluang ganda campuran Indonesia untuk meraih gelar di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2022 sudah tertutup. Tidak ada wakil yang melaju, capaian terbaik dalam turnamen ini adalah 8 besar.
Pelatih Ganda Campuran Indonesia Nova Widianto menyayangkan peluang ini karena unggulan pada nomor ganda campuran sudah berguguran, mulai dari Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (unggulan pertama) hingga Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (empat) sudah tersingkir.
"Sebenarnya kesempatan kita buat sampe ke final itu besar, karena (lawan) seimbang dan tidak terlalu ada unggulan, dari permainan juga ga ada yang terlalu superior," kata Nova di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (10/6/2022).
Baca Juga: Langkah Ganda Campuran Terhenti, Rinov/Pitha Bermain Tidak Percaya Diri
Menurutnya, para atlet sudah terlalu percaya diri karena melihat hasil undian yang sebenarnya tidak begitu sulit. Padahal, prestasi terbaik ganda campuran setelah juara All England 2020 mencapai semifinal.
"Selama ini kita baru bisa tembus semifinal, belum bisa tembus di semifinal super 500, belum 750, atau 1000," ujar Nova.
Menatap turnamen Indonesia Open 2022 yang berlangsung pekan depan, Nova memutuskan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan kecil, karena menyangkut power dan psikologis itu butuh waktu yang agak panjang.
Editor: Redaktur TVRINews
