
Dubes RI untuk Swiss : Suhu Air 16°C saat Anak Ridwan Kamil Hilang
Penulis: Ahmad Richad
TVRINews, Swiss
Pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia untuk Swiss menyebutkan bahwa suhu air di Sungai Aare, Swiss pada saat hilangnya anak Ridwan Kamil yaitu Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) cukup dingin.
Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad mengatakan bahwa air dari aliran Sungai Aare adalah hasil dari lelehan es yang ada di hulu sungai.
"Pada saat Eril dikabarkan hilang, suhu air di Sungai Aere waktu itu diperikirakan 16 derajat celcius," kata Muliaman Hadad saat jumpa pers, Sabtu (28/5/2022).
Muliaman menjelaskan dari informasi yang diterima pihaknya saat itu, peristiwa hilangnya Eril di Sungai Aare terjadi pada pagi hari.
"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.40 waktu Swiss. Selisih waktu Swiss dan Indonesia 5 jam. Jadi sekitar pukul 14.40 WIB," ujarnya.
Muliaman menyebutkan 15 menit usai menerima laporan hilangnya Eril, petugas langsung melakukan pencarian dengan metode drone. Petugas berupaya mendeteksi sensor panas tubuh.
"Setelah 15 menit metode pencarian dilakukan dengan perahu dan drone," ujarnya.
"Hingga Kamis sore proses pencarian dilakukan tim SAR dan belum memperoleh hasil yang diharapkan," tutur Muliaman.
Editor: Redaktur TVRINews
