Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Sudah 6 Jam Dicari, Anak Sulung Ridwan yang Hilang di Swiss Belum Ditemukan

Sudah 6 Jam Dicari, Anak Sulung Ridwan yang Hilang di Swiss Belum Ditemukan
Foto: Ridwan Kamil dan putranya Eril (Instagram/@emmerilkahn)

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Anak sulung atau pertama dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yaitu Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril dikabarkan hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss. 

Menurut informasi dari perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman mengatakan pencarian hilangnya Eril sudah dilakukan tim SAR setempat selama 6 jam.

"Hingga informasi ini disampaikan, pencarian sudah berjalan 6 jam (26 Mei jam 23.00 WIB) dan kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat," kata Elpi Nazmuzaman, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/5/2022).

Baca Juga: Anak Sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz Hilang di Sungai Aare Swiss

Eril dikabarkan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern bersama adik dan kawannya pada Kamis (26/5) kemarin. 

Eril hilang setelah terseret arus sungai yang cukup deras. Cuaca siang hari itu sedang cerah.

"Saat ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari kawannya. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss dengan kondisi cuaca cerah," ujar Elpi.

Baca Juga: Teroris Merajalela, Polri Imbau Masyarakat Waspada Pengumpulan Dana Berkedok Kemanusiaan

Tim SAR dan polisi Swiss masih melakukan pencarian terhadap Eril. Pecarian sempat dihentikan karena cuaca gelap.

"Kondisi Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss. Namun pencarian dihentikan sementara karena hari sudah mulai gelap dan rencananya akan dilanjutkan esok pagi," ucapnya.

"Kami mohon doa agar Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan baik. Dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat," tutur Elpi.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.