
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto
Penulis: Abdullah Fikri
TVRINews, Kamboja
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menjadi pembicara pada forum menteri pertahanan se-negara ASEAN atau Defence Ministers’ Meeting (ADMM) Retreat di Siem Reap, Kamboja, Selasa (22/11/2022).
Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan jika perdamaian dapat dijaga dengan baik maka akan berdampak baik bagi ekonomi suatu negara, bahkan kawasan.
“Kerja sama pertahanan antara berbagai pemimpin negara penting dan dapat berkontribusi baik pada perdamaian dan pertumbuhan ekonomi,” kata Prabowo.
Baca Juga: Data BNPB: 268 Warga Meninggal Dunia dan 151 Hilang Akibat Gempa Cianjur
Prabowo mengatakan dengan bekerja sama, negara di ASEAN dapat menjadi jembatan komunikasi antara negara-negara besar yang berkompetisi saat ini.
“Kita dapat menjadi jembatan antara negara-negara besar. Mereka mungkin terlibat dalam kompetisi dan rivalitas, namun ASEAN harus menjaga hubungan terbaik dengan semua kekuatan besar,” ujar Prabowo.
“Kita harus terus menjadi jembatan komunikasi dan saling memahami, kita harus berkontribusi pada pengalihan ketegangan dan konflik,” sambungnya.
Prabowo menegaskan bahwa masa depan rakyat di kawasan Asia Tenggara sangat bergantung pada pemimpin-pemimpin saat ini. Oleh karena itu seluruh negara ASEAN perlu mempererat kerja sama terutama di bidang pertahanan.
Baca Juga: Pasca Pandemi, Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertama Pertemuan Internasional “APANPIRG/33” di Bali
“Kita membutuhkan lebih banyak kegiatan, kita membutuhkan lebih banyak pertukaran prajurit dan pelajar, dan kita juga membutuhkan lebih banyak menunjukkan kerja sama yang nyata, pengerahan bersama pasukan penjaga perdamaian, pengerahan pasukan bersama untuk membantu penanggulangan bencana, merupakan simbol kerjasama yang erat akan menambah solidaritas kita,” tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews
