
Suporter "Bermahkota" Shuttlecock Turut Ramaikan Indonesia Masters 2022
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Setelah dua tahun absen karena pandemi Covid-19, akhirnya badminton lovers bisa mengobati rindunya dengan menyambangi "Rumah Bulutangkis Indonesia" di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dua turnamen langsung diselenggarakan di sana, yakni Indonesia Masters dan Indonesia Open. Kapasitas Istora Senayan yang bisa menampung 7.166 penonton pun dapat dipastikan selalu penuh setiap harinya, selama turnamen ini berjalan.
Beragam dukungan dan sorakan selalu membuat Istora Senayan bergemuruh. Bagaimana tidak penuh? Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) selaku federasi dan penyelenggara hanya butuh waktu 16 jam untuk menjual habis tiket secara online dan tidak butuh waktu lama untuk menjual tiket on the spot yang disediakan setiap pagi, sebelum pertandingan berlangsung.
Mariposha, salah satu badminton lovers yang menyempatkan diri untuk mendukung penyelenggaraan turnamen pertama Indonesia dengan dihadiri penonton. Mariposha, pemuda berusia 27 tahun dari Depok ini menggunakan gaya tersendiri untuk memberikan dukungannya.
Baca Juga: Langkah Ganda Campuran Terhenti, Rinov/Pitha Bermain Tidak Percaya Diri
Ia datang dengan mengenakan layaknya sebuah mahkota yang dikeliling oleh shuttlecock (kok). Bersama dengan lima orang temannya, sebagai badminton lovers tentu dirinya sudah biasa datang untuk menonton pertandingan bulutangkis di Tanah Air. Namun, untuk kali ini ia memberikan warna yang berbeda.
"Mungkin ini efek dari pandemi juga, karena ada ide-ide gila, karena pandemi jadi tersalurkan saja rasa gilanya bisa jadi seperti ini," kata Mariposha ketika ditemui oleh TVRINews.com di Istora Senayan, Jumat (10/6/2022).
Mariposha mengaku ide ini terinspirasi dari temannya yang merupakan seorang kitchen lovers. Terpikirkan olehnya bahwa ide seperti ini belum ada pada ajang badminton. Sehingga, ia mencoba untuk menjalankan ide tersebut hari ini. Ia pun mengaku puas menerima sorakan penonton yang hadir di Istora dan tak sedikit dari mereka pula yang mengapresiasi dan mengajak untuk foto bersama.
"Dari ide sampai jadi lebih kurang dua minggu kerja yang tidak rutin juga. Ini sebenarnya (terbuat) bahan-bahan yang ada di rumah kayak ada ini pelingdung, baling-baling kipas, ada sedotan, ada hiasan kayak manik-manik, dan ada shuttlecock juga," ujar Mariposha.
Baca Juga: Melangkah ke Babak 8 Besar, Anthony Ginting akan Bertemu Rival Ranking BWF
Selama menjadi badimonton lovers, Mariposha mengidolakan sosok Greysia Polii yang baru saja pensiun dan akan mengadakan laga testimoni pada laga final nanti. Sementara, untuk yang masih aktif, ia mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting.
"Buat kak Greys, karena udah pensiun, nikmatin saja apa yang ada. Mungkin beliau juga sudah lelah, dari muda sampai sekarang berkariernya panjang banget. Nikmatin aja apa yang ada dan lakukan yang terbaik buat keluarga," ucap Mariposha untuk sang idola.
Editor: Redaktur TVRINews
