Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Presiden Jokowi Kenakan Baju Dolomani dalam Upacara Kemerdekaan RI, Berikut Kilas Balik Pakaian Adat Kepala Negara Sejak 2017

Presiden Jokowi Kenakan Baju Dolomani dalam Upacara Kemerdekaan RI, Berikut Kilas Balik Pakaian Adat Kepala Negara Sejak 2017
Presiden Jokowi Kenakan Baju Dolomani dalam Upacara Kemerdekaan RI

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Pada peringatannya yang ke-77, Kepala Negara memilih untuk mengenakan baju Dolomani adat asal Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Presiden Jokowi memang kerap mengenakan baju adat dalam tiap perayaan HUT kemerdekaan RI. 

Sedikit kilas balik pada perayaan HUT ke-72 RI pada 17 Agustus 2017 lalu, Presiden mengenakan pakaian adat Tanah Bumbu, Batulicin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, dalam HUT ke-73 RI pada 17 Agustus 2018, Jokowi memilih pakaian adat Aceh untuk dikenakan. Diikuti, HUT ke-74 RI tahun 2019, ia mengenakan baju adat Klungkung dari Provinsi Bali.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata

Setelah itu, pada HUT ke-75 RI tahun 2020, Kepala Negara mengenakan pakaian adat Timor Tengah Selatan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan kain tenun Berantai Kaif Nunkolo. Terakhir, pada HUT ke-76 RI tahun 2021 lalu, Presiden memilih untuk mengenakan baju adat Pepadun dari Provinsi Lampung.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia memiliki kekayaan adat budaya yang sangat tinggi, termasuk dalam hal pakaian adat. Untuk itu, ia akan terus mengangkat berbagai pakaian adat tersebut untuk dipakai dalam berbagai kesempatan.

“Dulu pernah Aceh, Sumatera Barat, pernah juga Kalimantan Selatan, pernah Sunda, pernah Jawa, Betawi, kemudian ke sana Bali, Sasak, Bugis, pernah semua. Memang kekayaan budaya pakaian adat ini memang ribuan. Jumlahnya ribuan. Nanti sampai ke Maluku, Papua, semuanya nanti semuanya akan kita angkat,” kata Jokowi, Rabu (17/8).

Sebagai informasi, dalam pelaksanaan upacara tahun ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin memakai baju adat Provinsi Banten.

Sebelum upacara dimulai, dilakukan kirab budaya yang merupakan prosesi arak-arakan untuk membawa duplikat bendera pusaka sang merah putih dan naskah teks proklamasi dari tempat penyimpanan di Ruang Kemerdekaan yang berada di Cawan Monas menuju Istana Merdeka.

Upacara dimulai dengan tembakan meriam sebanyak 17 belas kali, diikuti bunyi sirine selama satu menit. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattalitti membacakan naskah proklamasi yang pada 77 tahun silam diucapkan oleh proklamator Ir. Soekarno.

Selanjutnya, Presiden Jokowi selaku inspektur upacara memimpin para peserta upacara untuk mengheningkan cipta. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kemudian memandu pembacaan doa.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.