Penulis: Ambi
TVRINews, Lombok Tengah
Kompetisi kendaraan Hemat Energi, Shell Eco-Marathon resmi digelar perdana di Indonesia, khususnya di Sirkuit Internasional Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan ini diikuti oleh 49 tim pelajar dan mahasiswa dari 9 negara di Asia Pasifik seperti Indonesia dengan tim terbanyak yakni 33 tim, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Korea Selatan, India, Kazakhstan dan Nepal yang mengirimkan antara 1 hingga 3 tim.
Tim ini akan bertanding dalam dua kategori kelas kendaraan, yakni Prototype dan Urban Concept. Kategori urban adalah kendaraan dengan roda 4 yang dapat melaju di lintasan perkotaan dengan mempertimbangkan kebutuhan manusia seperti kenyamanan pengemudi dan ruang untuk bagasi.
Sementara kategori prototype merupakan kendaraan yang memiliki potensi untuk mendorong batas dalam efisiensi energi dan tim peserta akan mempertimbangkan ukuran dan berat serta bagaimana membuat kendaraan tersebut efisien dan aerodinamis.
Corporate Communications Shell Indonesia, Edit Wahyuningtyas mengatakan dalam kompetisi ini kendaraan harus melewati pemeriksaan teknis dan keselamatan terperinci. Tim yang berlaga juga wajib menyelesaikan sejumlah putaran lintasan dalam waktu tertentu, untuk kemudian diurutkan berdasarkan kategori kendaraan, kelas energi dan efisiensi bahan bakar.
“Setiap tim harus lolos dari 12 pemeriksaan teknis untuk dapat mengikuti kompetisi ini,” ungkap Edit Wahyuningtyas, Kamis (13/10/2022).
Adapun pemenang kompetisi ini adalah tim dengan hasil efisiensi tertinggi di kelas kendaraan dan kategori energinya. Hadiah diberikan secara terpisah untuk kedua kategori yang ada.
“Selain rangkaian kompetisi, kegiatan ini juga diisi beberapa side event. Salah satunya adalah talk show dengan topik Future of Mobility yang dibawakan oleh pemateri kompeten di bidangnya,” tutur Edit.
Editor: Redaktur TVRINews
