AMMAN — Penembakan massal melanda sebuah gereja di Desa Hmoud, Provinsi Karak, Yordania, pada Jumat 23 Oktober 2026.
Tiga pria bersenjata menyerbu area tempat ibadah saat prosesi pemakaman berlangsung. Insiden ini menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai 34 lainnya.
Rekaman CCTV memperlihatkan para pelaku membawa senjata api sebelum melarikan diri menggunakan truk pikap.
Menteri Dalam Negeri Mazen al-Faraya menyebut penyerang sebagai "kelompok ekstremis", Sementara Raja Abdullah II menegaskan akan menindak tegas para pelaku aksi teror tersebut. Hingga kini, otoritas keamanan masih melakukan pengejaran
Sumber : BBC News














