Penulis: Zainal Hakim
TVRINews, Kab. Tanah Bumbu
Galian bekas aktivitas tambang batubara di Desa Satui barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan kembali amblas sejak Minggu (16/10/2022) kemarin.
Akibatnya jalan nasional di Kilometer 171 kerusakannya kian parah dan meluas. Sehingga, akses trans kalimantan tersebut terpaksa ditutup total bagi mobil dan angkutan besar, karena membahayakan pengendara hanya sepeda motor yang diperbolehkan melintas.
Pemerintah kabupaten tanah bumbu menutup total akses km 171 desa satui barat ini lantaran kembali mengalami longsor hingga satu meter. Penutupan dilakukan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang bersama dinas perhubungan serta satpol pp dan damkar setempat.
Baca Juga: Dihadapan Pimpinan, Ferdy Sambo Tidak Mengaku Telah Menembak Brigadir J
Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu Subahansyah mengatakan Pemkab terpaksa menutup total jalur ruas km 171 karena sudah sangat membahayakan untuk dilintasi kendaraan, terutama kendaraan roda empat atau diatasnya.
"Sejak pagi ada pergerakan lagi. Bahkan longsor menumbangkan satu tiang listrik. Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan. Arus lalu lintas baik dari banjarmasin-batulicin ataupun sebaliknya diarahkan untuk melintas melewati jalur alternatif,” kata Subahansyah, Senin (17/10).
Setidaknya ada tiga jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Pertama, lewat jalan munawar tembus simpang tiga jombang. Kemudian, ruas jalan baru yang dibangun Pemkab, dan jalur lama dari simpang empat sompul menuju jalan hauling tambang batubara ke arah pertigaan dewa jombang.
Baca Juga: 200 Pohon Durian Si Mungkal Mati, Pemkab Tanah Laut Turun Tangan
Di lokasi ruas jalan km 171 desa satui barat saat ini dipasang penutup jalan sebagai tanda ruas jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat keatas. Sejumlah petugas gabungan berjaga di pintu keluar masuk jalur alternatif untuk mengatur arus lalin.
Jalan nasional km 171 sendiri longsor untuk kesekian kalinya sejak satu bulan terakhir. Diduga longsor terjadi akibat dampak adanya aktivitas tambang batubara persis ditepi jalan protokol tersebut. Lokasi jalan juga dikepung bekas galian tambang batubara yang beroperasi sejak lama.










