Penulis: Andika Adi Saputra
TVRINews, Pasaman Barat
Ombak besar disertai angin kencang menerjang daerah Pesisir Pantai Kabupaten Pasaman Barat, sejak beberapa minggu terakhir kondisi tersebut membuat nelayan setempat enggan melaut dan memilih beraktivitas lain.
Siar Salah seorang nelayan mengaku kondisi cuaca berubah dengan cepat di tengah laut terlebih intensitas hujan dan badai sangat kuat sehingga aktivitas mereka menangkap ikan sangat terbatas dan jika dipaksakan akan beresiko tinggi bagi keselamatan.
“Banyak perahu kecil dan kapal nelayan memilih bersandar, mereka memprediksi cuaca akan membaik beberapa hari kedepan seiring dengan intensitas hujan,” ujar Siar, Jumat (18/11/2022).
Baca Juga: 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat Terdampak Bencana
Bahkan aktivitas nelayan tepi dan pukat tarik juga terganggu banyaknya sampah dan hujan deras membuat ikan di pinggir menjadi berkurang, bahkan terkadang mereka sering kali tidak mendapatkan ikan saat menarik pukat.
“Menunggu cuaca membaik sejumlah nelayan memperbaiki perahu atau kapal mereka serta alat tangkap ikan,“ ucap Siar.
Baca Juga: Kejari Bengkulu Selatan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Al Quran
Minimnya aktivitas nelayan secara otomatis membuat hasil tangakapan sangat minim dan membuat harga ikan laut menjadi naik.
“Nelayan berharap cuaca segera membaik dan aktivitas nelayan kembali normal” tutur Siar.
Editor: Redaktur TVRINews
