Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Kayong Utara
Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat melakukan perbaikan Jembatan Gantung di Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Kepala Satker P2JN Provinsi Kalimantan Barat Boffi Asril mengatakan kerusakan jembatan gantung diakibatkan oleh penurunan pada bagian jalan pendekat antara blok angkur dengan pylon berupa pasangan batu setinggi 4,3 Meter.
"Sesuai arahan PMU, PPK Fisik dan P2JN Kalimantan Barat akan melakukan pengukuran pada bagian atas pylon dan bawah pylon, untuk kemudian dibandingkan dengan hasil pengukuran yang sudah dilakukan oleh PPK Fisik 3 bulan yang lalu," kata Boffi Asril dalam keterangan tertulis yang diterima Tvrinews.com, Jumat (10/6/2022).
Baca Juga: Luhut: Pembelian Minyak Goreng akan Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi
PPK Fisik dan P2JN Kalimantan Barat juga akan membuat alat ukur deformasi sederhana yaitu settlement meter untuk mengetahui besaran deformasi pada bagian jalan pendekat untuk selanjutnya dimonitor hingga 3 bulan kedepan. Selain itu, juga akan dilakukan back analisis untuk menghitung konsolidasi tanah berdasarkan data lab tanah.
"Penanganan sementara dilakukan menggunakan dengan metode grouting dengan tetap mempertimbangkan besaran kebutuhan volume grouting agar tidak menambah beban konstruksi pada tanah tersebut," ujar Boffi.
Sementara penanganan yang bersifat permanen seperti pemasangan baja profil, DPT pasangan batu maupun beton bertulang akan dilakukan setelah evaluasi dari hasil pengukuran besaran deformasi yang terjadi serta back analisis terkait konsolidasi tanah tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
