
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Polri akan memeriksa sejumlah saksi yang diduga terlibat dalam Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan tim investigasi akan memeriksa Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur.
"Saksi yang diperiksa antara lain dari Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim, kemudian ketua panitia penyelenggara dari arema, kemudian Kadispora Provinsi Jatim yang insyaallah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini," kata Dedi kepada wartawan, Senin (3/10/2022).
Baca Juga: Presiden Arema FC: Pemain dan Pelatih Masih Syok Atas Tragedi Kanjuruhan
Tidak hanya itu, Polri juga memeriksa sejumlah personel kepolisian yang bertugas dalam pengamanan di kandang Arema FC ini, terdiri atas tim internal Bareskrim yang berisikan timsus dan Propam sudah memeriksa 18 orang mulai dari perwira dan Pamen (perwira menengah).
“Pemeriksaan ini untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab sebagai operator pemegang senjata pelontar. Ini yang sedang kami dalami terkait manager pengamanannya,” ujar Dedi.
Selanjutnya, tim Inafis dan Labfor juga terus bekerja melakukan olah TKP. Adapun tim Labfor masih bekerja untuk mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV di sekitar stadion. Labfor juga memeriksa dan menganalisa 6 buah HP.
“Tiga buah HP teridentifikasi milik korban dan 3 masih proses karena HP tersebut dipassword. Selain itu, tim Inafis dan Labfor nantinya setelah menganalisa CCTV, Tim DVI juga akan mengidentifikasi terkait terduga pelaku pengerukan di dalam dan luar stadion,” ujar Dedi.
Menurut Inafis Polri bersama DVI, pihaknya berhasil mengidentifikasi 125 korban yang meninggal dunia. Sementara, korban luka berat ada 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang. Total korban Tragedi Kanjuruhan ada 455 orang.
“Untuk data korban sampai siang ini, korban meninggal dunia sebanyak 125 orang. Luka berat sebanyak 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang,” tutur Dedi.
Editor: Redaktur TVRINews
