
Mahfud MD Gelar Rakor, Ini Instruksi Menkopolhukam Soal Kanjuruhan
Penulis: Ridha Gemelli Sitompul
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Mahfud meminta Panglima TNI untuk segera mengambil tindakan cepat guna mencari pihaknya yang melakukan tindakan di luar kewenangannya dalam tragedi kerusuhan di Kanjuruhan.
“Kepada panglima TNI juga diminta melakukan tindakan cepat sesuai dengan aturan yang berlaku, karena di dalam video-video yang beredar, ada juga TNI yang nampaknya melakukan tindakan berlebih dan di luar kewenangannya. Apakah video itu benar atau tidak, Panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada kita semua,” kata Mahfud dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (3/10/2022).
Baca Juga: Pemerintah Bentuk TGIPF Ungkap Tragedi Kanjuruhan
Sementara terhadap PSSI, Mahfud berharap federasi yang menaungi sepak bola itu segera melakukan tindakan secepatnya, agar PSSI bisa dikendalikan segera baik.
“Kemudian pemerintah juga akan segera menyusulkan santunan sosial, yang nanti akan dilakukan dalam 1-2 hari kedepan, tentang bentuk dan segala macam jenisnya,” ujar Mahfud.
Mahfud juga meminta, Menteri Kesehatan (Menkes) memberikan pelayanan kesehatan, dengan tidak dulu mempersoalkan biaya.
“Biar negara yang urus seluruh perawatan bagi yang sakit, yang masih dirawat dan sebagainya. Perlu obat ini, obat itu, perlu rumah sakit ini, rumah sakit itu, supaya dilakukan dengan baik termasuk di dalamnya trauma healing,” ucap Mahfud.
Lebih lanjut, kata Mahfud, kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) diminta secepatnya mengundang PSSI, pemilik klub, panitia pelaksana daerah yang terkait untuk memastikan tegaknya peraturan di dalam pelaksanaan pertandingan, baik yang dibuat oleh FIFA maupun diatur di dalam berbagai peraturan perundang-undangan sebagai bagian dari upaya evaluasi total.
Editor: Redaktur TVRINews
