TVRINews, Jakarta
Pemerintah berencana melanjutkan program relokasi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api ke hunian sementara (huntara), dengan wilayah sasaran pendataan meliputi kawasan utara, selatan, hingga Manggarai.
Kepala BP BUMN sekaligus COO BPI Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan hal tersebut saat meninjau Huntara Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 3 November 2026, yang saat ini telah menampung 69 kepala keluarga (215 jiwa) eks warga bantaran rel dengan kondisi lingkungan yang kini jauh lebih bersih dan tertata.
Proyek penyediaan huntara ini merupakan hasil sinergi BUMN, TNI, dan Angkasa Pura yang dilengkapi fasilitas umum seperti masjid, serta dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang melalui akses pendidikan anak serta pelatihan keterampilan dan kewirausahaan bagi warga.













