Penulis: Alexandro Hatol
TVRINews, Labuan Bajo
Aksi tidak terpuji meledakan petasan di Pulau Kelelawar, hunian jutaan kelelawar di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, viral di media sosial.
Video berdurasi 40 detik tersebut, memperlihatkan sejumlah wisatawan yang berada di atas kapal wisata meledakan petasan ke langit saat kelelawar keluar dari sarang.
Kejadian yang terjadi pada Kamis (31/3) sore tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu habitat jutaan kelelawar yang berada di Pulau tersebut.
Baca Juga: Peduli Kelestarian Sungai, Dompet Dhuafa Resmikan Pangkalan Sungai Ciliwung
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Pius Baut, sangat menyesalkan peristiwa yang terjadi. Pihaknya saat ini sedang menelusuri agen travel dan pemandu wisata yang membawa wisatawan tersebut.
"Saat ini kami sedang menelusuri travel agent dan tour guidenya, besok pasti kita akan panggil untuk meminta klarifikasi,” kata Pius Baut saat di konfirmasi via telepon pada Kamis (31/3) malam.
Sebagai informasi, Pulau Kalong (kelelawar) merupakan salah satu pulau kecil di Taman Nasional Komodo (TNK). Pulau ini terletak di antara Pulau Rinca dan Pulau Papagarang.
Masyarakat lokal menyebutnya Pulau Kalong, karena pulau ditumbuhi pohon bakau dan dihuni jutaan burung kalong (kelelawar).
Pulau Kalong dapat ditempuh sekitar 35 menit dengan speedboat dari Kota Labuan Bajo dan merupakan salah satu obyek wisata terkenal yang sangat diminati oleh wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Polda Kaltim Ungkap Penimbunan Ratusan Liter Solar Bersubsidi










