
2 Tahun Absen, Liga Voli Divisi Utama Kembali Digelar
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Kompetisi Liga Voli (Livoli) Divisi Utama dan Kejurnas Antraklub (Divisi Satu) akhirnya kembali bergulir. Setelah terhenti selama dua tahun karena pandemi Covid-19.
Gelaran ini diputuskan usai pertemuan Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP. PBVSI dengan klub-klub peserta Livoli Divisi Utama yang berlangsung secara virtual Selasa (21/6) kemarin.
Ketua III Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP. PBVSI Hanny S. Surkatty mengatakan pelaksanaan Livoli Divisi Utama tahun ini berbeda dengan sebelumnya.
"Pada tahun ini, Livoli dilaksanakan di tiga kota, yaitu Banyuwangi, Solo, dan Magetan," kata Hanny, Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Rp 2 Triliun di Bogor
Banyuwangi dan Solo merupakan pelaksanaan babak reguler yang masing-masing diikuti empat tim putra dan empat putri. Sedangkan di Magetan merupakan babak final four dan grand final.
Banyuwangi akan berlangsung pada 11-16 Oktober 2022. Sedangkan di Solo, 18-23 Oktober 2022. Di Magetan akan berlangsung final four pertama 4-6 November 2022, final four kedua 8-10 November 2022 dan grand final 12-13 November 2022.
Seperti diketahui, delapan tim putra peserta divisi utama adalah Berlian Bank Jateng, Bhayangkara Samator Surabaya, TNI AU, DPUPR Grobogan, Indomaret, Yuso Yogyakarta, Pasundan, dan Mabes TNI.
Sedangkan di tim putri terdiri dari Bank Jatim, Popsivo Polwan, TNI AL, Vita Solo, Kharisma, TNI AU, Wahana Express Group, dan Petrokimia. Delapan tim putra dan delapan putri itu dibagi dua, yakni empat putra dan empat putri masing-masing di Banyuwangi dan Solo.
"Dari dua tempat itu nantinya masing-masing diambil dua tim teratas masuk final four di Magetan. Sedangkan tim yang berada di peringkat empat dari dua tempat tim itu terkena degradasi ke divisi satu," ujar Hanny.
Baca Juga: Kai Boham dan Jim Croque Trial Bersama Timnas Indonesia U-19, Begini Kesannya
Kelebihan Livoli saat dibanding sebelumnya, total hadiah uang pembinaan sebesar Rp 400 juta. Sebelumnya hanya Rp 195 juta. Setiap tim peserta mendapatkan subsidi Rp 15 juta untuk babak reguler dan Rp 25 juta untuk final four dan final.
Sedangkan divisi satu yang berlangsung di Tabanan, Bali, 25 September hingga 2 Oktober 2022, mendapatkan Rp 10 juta setiap klub peserta.
Editor: Redaktur TVRINews
