
Ridwan Soplanit Beberkan Kondisi Tubuh Brigadir J Usai Penembakan di Rumah Sambo
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit kembali dihadirkan menjadi saksi di sidang lanjutan terkait kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini, Senin (21/11).
Pada persidangan tersebut, Ridwan beberkan kondisi tubuh Brigadir J usai tewas ditembak oleh Bharada E dan Ferdy Sambo.
Menurut Ridwan, saat dirinya sampai di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta. Jasad Brigadir J terlihat telungkup, saat tubuhnya di balik, Brigadir J masih mengenakan masker.
Baca Juga: Uang Rp 200 Juta Raib di Rekening Brigadir J, Anita: Ada Pemindahan ke Rekening Ricky Rizal
"Sebelum dilakukan olah TKP, maskernya masih menempel, masih ada, masker masih dipakai, begitu dibalik masker masih dipakai," kata Ridwan di ruang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).
Tak hanya itu, Ridwan juga menuturkan, usai dirinya membuka masker Brigadir J. Barulah terlihat, beberapa luka di wajah Brigadir J.
Selain itu, Ridwan menyebut, ia juga melihat beberapa luka membekas di bagian tubuh lain seperti kelingking dan dada.
"Di dada tembakan itu, di kelingking seperti luka goresan, kemudian di sekitar hidung, bibir dan dagu ada luka," ujar Ridwan.
Baca Juga: Kembali Jadi Saksi, Ridwan Soplanit: Brigadir J Tewas Ditembak Bharada E dan Ferdy Sambo
Mengenai luka tembak tersebut, Ridwan mengatakan, dirinya hanya melihat beberapa lubang seperti di dada dan juga di tangan Brigadir J. Sedangkan luka tembak di kepala, ia mengaku tak mengetahuinya.
Hal tersebut, karena tembakan di kepala tidak masuk laporan, dan pada saat itu juga Soplanit mengaku hanya melihat sepintas jasad Brigadir J.
Editor: Redaktur TVRINews
